Ziarah Hari Santri, Madin Ahlus Sakinah Bekali Santri Ilmu dan Adab

Reporter : Redaksi
Santri Madin Ahlus Sakinah mengikuti wisata religi ke makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri di Gresik dalam rangka Hari Santri Nasional 2026.

Siagakota.com – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 dimanfaatkan Madrasah Diniyah (Madin) Ahlus Sakinah untuk mengenalkan sejarah Islam dan tata cara ziarah kepada para santri. Sebanyak 16 santri mengikuti wisata religi ke makam Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri di Kabupaten Gresik, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan dipimpin Kepala Madin Ahlus Sakinah, Ustaz Rohim, bersama para ustazah. Ketua Yayasan Ahlus Sakinah, Nurlaili Utami, beserta jajaran pengurus yayasan turut mendampingi rombongan.

Baca juga: Babinsa Balongpanggang Turun Tangan Tangani Penemuan Lansia Meninggal di Desa Brangkal

Wisata religi tersebut menjadi sarana pembelajaran di luar kelas. Para santri diajak mengenal perjuangan para wali sekaligus mempelajari nilai keagamaan, penghormatan kepada ulama, dan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Kenalkan Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur
Salah satu wali santri dari Ananda Zubair dan Abidzar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan memberikan tambahan ilmu bagi anak-anak, terutama mengenai tata cara dan doa ketika berziarah kubur.

“Dengan adanya kegiatan tadi malam, insyaallah anak-anak dapat ilmu bagaimana cara dan doa berziarah kubur,” ungkapnya.

Pembelajaran secara langsung ini diharapkan membantu santri memahami tradisi ziarah dengan lebih baik, sekaligus memperluas wawasan keagamaan yang diperoleh di madrasah.

Wali Santri Berharap Kegiatan Berlanjut
Apresiasi juga disampaikan wali santri dari Ananda Arlan kepada Yayasan Madin Ahlus Sakinah. Ia berharap kegiatan ziarah wali dapat menambah wawasan sekaligus mendorong terbentuknya akhlak yang lebih baik.

Baca juga: Kajari Probolinggo Ingatkan Santri, Kemajuan Teknologi Harus Diimbangi Integritas

“Kepada Yayasan Madin Ahlus Sakinah saya haturkan terima kasih karena dengan adanya kegiatan ziarah wali ini semoga menambah wawasan dan menjadikan akhlak yang lebih baik dan mulia. Semoga ke depannya kegiatan ini bisa berkelanjutan. Aamiin ya rabbal alamin,” tuturnya.

Dukungan dari para wali santri tersebut menunjukkan harapan agar pembelajaran keagamaan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman yang dapat memperkaya pengetahuan dan pembentukan karakter anak.

Pendidikan Agama Berpadu dengan Sejarah
Kepala Madin Ahlus Sakinah, Ustaz Rohim, sebelumnya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan keteladanan para wali dan menumbuhkan sikap hormat kepada guru.

“Penyelenggaraan tradisi ini bertujuan agar para santri mampu meneladani jejak perjuangan para auliya serta masyayikh, sekaligus menumbuhkan sikap khidmat yang mendalam kepada para guru,” ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Tol Kebomas Gresik, Pikap Hantam Median Usai Pecah Ban

Melalui kegiatan dalam rangka Hari Santri Nasional 2026 ini, Madin Ahlus Sakinah berharap para santri semakin mengenal sejarah Islam di Gresik, memahami nilai-nilai keagamaan, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan lembaga, “Menebar Ilmu, Menanam Adab, Meraih Ridho Allah SWT.”

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru