Siagakota.com – Kecelakaan tunggal melibatkan Toyota Kijang pikap terjadi di Jalan Raya Tol Kebomas Km 15+400, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat (11/9) pagi. Kendaraan tersebut menghantam median jalan setelah mengalami pecah ban saat melaju menuju arah barat.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB itu menyebabkan empat orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka ringan. Para korban langsung dievakuasi dan mendapat perawatan di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Baca juga: Tiga Daerah, Satu Rasa: Catatan dari Warga yang Masih Bertahan Percaya
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Achmad Ari Aswoko mengatakan Toyota Kijang pikap dengan nomor polisi L 9048 CM tersebut dikemudikan Syaiful Asnan, 56.
Kendaraan awalnya melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang. Namun, ketika sampai di lokasi kejadian, salah satu ban kendaraan tiba-tiba pecah.
Kondisi tersebut membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraan. Pikap kemudian oleng hingga menabrak median tengah jalan tol.
“Pengemudi tidak bisa menguasai kemudi dengan wajar setelah kendaraan mengalami pecah ban. Kendaraan kemudian oleng dan membentur median tengah jalan tol,” ungkap Ipda Achmad.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mengalami luka pada bagian tangan dan kaki. Tiga penumpang yang berada di dalam kendaraan juga mengalami luka.
Mereka masing-masing Didit Kuswantoro, 52, mengalami luka di kepala; M Subandi, 38, mengalami luka pada kaki kanan; serta Muchlas, 54, yang mengalami luka di bagian kepala.
Keempat korban kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan penanganan medis dan menjalani visum et repertum.
Kepolisian memastikan tidak terdapat korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Seluruh korban dinyatakan mengalami luka ringan.
“Total ada empat orang korban yang mengalami luka ringan,” jelas Ipda Achmad.
Dari kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp5 juta.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik selanjutnya melakukan penanganan di lokasi kejadian. Selain mengamankan barang bukti, petugas melakukan olah TKP, membuat sketsa kecelakaan, serta memeriksa sejumlah saksi.
Hingga kini, proses penyelidikan masih dilakukan untuk melengkapi administrasi penanganan kecelakaan tersebut.
Editor : Redaksi