Gresik Bidik Tuan Rumah Kejurprov Catur 2028, 241 Pecatur Muda Ikuti Turnamen di Icon Mall

Reporter : Redaksi
Turnamen Catur Piala Ketua KONI Gresik diikuti 241 pecatur muda dari 14 kabupaten/kota se-Jawa Timur di Icon Mall Gresik.

Siagakota.com – Kabupaten Gresik membuka peluang untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur 2028. Harapan tersebut mengemuka setelah Turnamen Catur Celebright Anniversary ke-8 Icon Mall Gresik Piala Ketua KONI Gresik diikuti 241 pecatur muda dari 14 kabupaten/kota se-Jawa Timur, Minggu (25/10/2026).

Turnamen yang digelar di atrium dan koridor lantai 2 Icon Mall Gresik itu menjadi ajang kompetisi sekaligus bagian dari upaya pembinaan atlet catur usia dini.

Ketua Percasi Gresik, Suharto, mengatakan Kejurprov Catur Jawa Timur 2027 dijadwalkan berlangsung di Lumajang. Namun, Gresik berpeluang diajukan menjadi tuan rumah pada 2028 apabila seluruh pihak dapat membangun koordinasi dan kesiapan yang diperlukan.

“Kejurprov Catur Jatim 2027 mendatang dijadwalkan di Lumajang. Namun jika kita solid, Gresik siap diajukan menjadi tuan rumah Kejurprov Catur Jatim pada 2028,” jelas Suharto.

Ratusan Pecatur dari 14 Daerah Berkompetisi
Turnamen tersebut diselenggarakan Scudetto Perdana melalui kolaborasi dengan Sekolah Catur Kaisar dan Sekolah Catur Patriot. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-8 Icon Mall Gresik.

Sebanyak 241 peserta dibagi dalam tiga kategori usia. Rinciannya, 109 peserta di kategori U-10, 95 peserta di kategori U-13, dan 37 peserta di kategori U-16.

Mereka berasal dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Malang, Tuban, Bangkalan, Pamekasan, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, Pasuruan, Probolinggo, dan Banyuwangi.

Ketua Panitia Pelaksana, Aditya Wibowo, mengungkapkan jumlah peserta melampaui target awal penyelenggara. Area pertandingan bahkan meluas hingga koridor lantai 2 dan area foodcourt.

“Sejujurnya kami tidak menyangka antusiasmenya luar biasa. Awalnya kami menargetkan atrium penuh, ternyata bukan hanya atrium, tetapi lantai 2 juga dipenuhi pecatur hingga meluber ke area foodcourt,” ungkap Aditya.

Ia berharap penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat posisi Gresik dalam pembinaan olahraga catur dan mewujudkan peluang menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat provinsi.

KONI Dukung Pembinaan Catur Berkelanjutan
Bidang Prestasi KONI Gresik, Dandik Suwandi, menyampaikan dukungan terhadap upaya Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gresik dalam mengembangkan olahraga catur.

Menurutnya, keikutsertaan pecatur dari berbagai daerah menunjukkan tingginya partisipasi dalam kompetisi catur usia dini di Jawa Timur.

“KONI Gresik sangat mendukung upaya Percasi Gresik mengembangkan cabang olahraga catur agar semakin meningkat, berkelanjutan, dan melahirkan pecatur berprestasi,” kata Dandik.

Dukungan tersebut diharapkan mendorong pembinaan yang konsisten sehingga semakin banyak atlet muda memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan dan mengikuti kompetisi di tingkat lebih tinggi.

Beasiswa UISI Jadi Daya Tarik
Selain memperebutkan trofi dan medali, peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah sesuai kategori pertandingan.

Pemenang kategori U-10 dan U-13 mendapatkan uang tunai, merchandise, serta sertifikat. Sementara itu, pemenang kategori U-16 disediakan beasiswa pendidikan dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) dengan nilai akumulasi mencapai Rp32 juta.

Turnamen ini menjadi salah satu upaya mempertemukan atlet-atlet muda dari berbagai daerah sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan catur. Dengan dukungan panitia, KONI, dan Percasi, Gresik berharap dapat terus mengembangkan kompetisi serta mempersiapkan diri untuk peluang menjadi tuan rumah Kejurprov Catur Jawa Timur pada 2028.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru