Keluarga Pasien Keluhkan Kamar Kelas 2, LBH Ansor Soroti Hak Peserta BPJS di Gresik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi kamar rawat inap rumah sakit dalam pemberitaan keluhan pasien BPJS Kelas 1 di Gresik.
Ilustrasi kamar rawat inap rumah sakit dalam pemberitaan keluhan pasien BPJS Kelas 1 di Gresik.

Siagakota.com – Keluarga pasien Rumah Sakit Nyai Ageng Pinatih Gresik mengeluhkan penempatan pasien peserta BPJS Kesehatan yang disebut memiliki hak rawat inap Kelas 1, tetapi justru ditempatkan di kamar Kelas 2.

Menurut keluarga, keterbatasan kapasitas kamar menjadi alasan penempatan tersebut. Namun, kondisi itu menimbulkan kekecewaan karena fasilitas yang diterima dinilai tidak sesuai dengan kelas kepesertaan yang dimiliki.

Keluhan tersebut mendapat perhatian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Gresik. Mereka meminta pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan menjelaskan prosedur yang berlaku apabila kamar sesuai hak peserta tidak tersedia.

“Kami mendaftar dan membayar iuran untuk Kelas 1, tetapi saat masuk perawatan, pasien justru diberikan fasilitas dan pelayanan kamar Kelas 2. Hal ini tentu membuat kami kecewa karena hak pasien tidak terpenuhi sesuai kepesertaan yang dimiliki,” ujar perwakilan keluarga pasien.

Keluarga Butuh Kejelasan Pelayanan
Bagi pasien dan keluarga, informasi mengenai ketersediaan kamar, alasan penempatan, serta alternatif pelayanan menjadi hal penting selama menjalani perawatan.

LBH Ansor Gresik meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada penjelasan mengenai keterbatasan tempat tidur. Menurut lembaga itu, perlu ada pemeriksaan untuk memastikan apakah prosedur pelayanan telah sesuai ketentuan JKN.

“Rumah sakit dan BPJS Kesehatan diikat oleh regulasi serta kewajiban konstitusional untuk memberikan layanan sesuai hak kepesertaan masyarakat. Jika terjadi penurunan kelas secara sepihak tanpa mekanisme penanganan yang jelas, hal ini memicu dugaan pelanggaran hak pasien,” tegas perwakilan LBH Ansor Gresik.

LBH Ansor menyatakan terbuka untuk memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat atau keluarga pasien yang merasa dirugikan oleh pelayanan kesehatan.

Penempatan Kelas Berbeda Perlu Ditelusuri
Ketika ruang rawat inap sesuai hak peserta tidak tersedia, mekanisme penanganan perlu dijelaskan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Hal yang perlu dipastikan meliputi ketersediaan kamar, pilihan penempatan, kemungkinan biaya tambahan, dan mutu pelayanan medis.

Penempatan pasien di kamar berbeda tidak dapat langsung disimpulkan sebagai pelanggaran tanpa mengetahui kronologi lengkap serta aturan yang mengatur kondisi tersebut.

Karena itu, klarifikasi dari rumah sakit dan BPJS Kesehatan diperlukan untuk memastikan hak pasien dan pilihan yang tersedia.

Menunggu Tanggapan Rumah Sakit
Hingga berita ini disusun, manajemen RS Nyai Ageng Pinatih Gresik belum memberikan pernyataan resmi mengenai keluhan keluarga pasien. Keterangan dari BPJS Kesehatan juga masih diperlukan.

Redaksi membuka ruang klarifikasi bagi semua pihak agar persoalan ini dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat.

Berita Terbaru

BRI Perkuat Solidaritas Mantri untuk Dukung Pertumbuhan UMKM

BRI Perkuat Solidaritas Mantri untuk Dukung Pertumbuhan UMKM

Rabu, 28 Okt 2026 15:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 15:57 WIB

BRI memperkuat kompetensi dan solidaritas Mantri sebagai garda terdepan layanan perbankan mikro melalui Jambore Mantri BRI 2026 di Surabaya…

Perkuat Perlindungan Konsumen, BRI Dukung Gerai CERDAS PeKA di UNAIR

Perkuat Perlindungan Konsumen, BRI Dukung Gerai CERDAS PeKA di UNAIR

Rabu, 28 Okt 2026 08:10 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:10 WIB

Gerai CERDAS PeKA, yang merupakan singkatan dari Cakrawala Edukasi dan Ruang Diskusi Aman untuk Semua Konsumen Indonesia Peduli, Kenali, Adukan…

Kuasa Penggugat Manyar Riverside Mengaku Cek Daftar Hadir Mediasi di PN Gresik

Kuasa Penggugat Manyar Riverside Mengaku Cek Daftar Hadir Mediasi di PN Gresik

Rabu, 28 Okt 2026 06:49 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 06:49 WIB

Kuasa penggugat Manyar Riverside mengaku tidak menemukan nama pihak pengembang dalam daftar hadir mediasi PN Gresik, 27 Oktober 2026.…

BRI Siapkan Insan Humas Regional Hadapi Risiko Reputasi di Tengah Derasnya Arus Informasi

BRI Siapkan Insan Humas Regional Hadapi Risiko Reputasi di Tengah Derasnya Arus Informasi

Selasa, 27 Okt 2026 23:03 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 23:03 WIB

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat kapabilitas kehumasan di tingkat regional…

Bara Api Tertutup Abu Lukai Petugas Damkar Saat Kebakaran Limbah Plastik di Wringinanom

Bara Api Tertutup Abu Lukai Petugas Damkar Saat Kebakaran Limbah Plastik di Wringinanom

Selasa, 27 Okt 2026 13:50 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:50 WIB

Agung, petugas Damkar Pos Menganti Gresik, mengalami luka bakar setelah terperosok ke bara api saat memadamkan kebakaran limbah plastik di Wringinanom.…

BRI Padukan Lelang Aset dan KPR Solusi, Bunga Mulai 3,17%

BRI Padukan Lelang Aset dan KPR Solusi, Bunga Mulai 3,17%

Selasa, 27 Okt 2026 11:03 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:03 WIB

Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 yang diselenggarakan secara serentak di 18 Region BRI di seluruh Indonesia.…